Support

BURUNG SERAK DAN KEHILANGAN SUARA

Written By gara on Sunday, October 21, 2012 | Sunday, October 21, 2012

Burungzoo.com

 Burung di rumah dua hari ini tidak bersuara padahal setiap hari burung saya selalu berkicau di pagi dan sore hari sehabis dimandikan. dan kotoran burung terliat seperti mencret, 3 hari yang lalu burung abis dibawa ke pasar  burung untuk mengetahui apakah burung saya bisa beradaptasi ketika banyak burung di sekitar nya yang berkicau, setelah pulang dari pasar burung , burung cucak hijau saya masih baik baik saja, setalah hari ketiga ternyata burung cucak hijau saya mengalami kelainan dengan tidak bisa bersuara alias berkicau seperti biasanya, ternyata saya baru tau penyakit burung saya di hari ke 4 setelah membaca artikel artikel omkicau, burung cucak hijau terkena psittacuisis alias burung serak dan kehilangan suara karena terinfeksi pernafasan, bagaimana cara mengatasinya yaitu dengan mengetahui penyebab dan jenis penyakitnya, setelah itu proses penyembuhan, setelah kita mengetahui penyebah dan jenis penyakitnya mudah mudahn kita bisa mencegah agar tidak terulangi lagi terkena penyakit serupa.

 BURUNG SERAK, KEHILANGAN SUARA KARENA INFEKSI SALURAN PERNAFASAN
 
A. Psittacosis
Psittacosis adalah salah satu penyebab burung serak atau bahkan kehilangan suara. Menurut dokumentasi dalam New South Wales Multicultural Health Communication Service (mhcs.health.nsw.gov.au) psittacosis adalah penyakit langka yang biasanya ditularkan burung kepada manusia dan disebabkan oleh kuman yang bernama Chlamydia psittaci.
Bagaimana penyebaran penyakit ini?

Pada umumnya infeksi terjadi kalau orang menghirup kumannya – biasanya dari kotoran kering burung yang terkena infeksi. Orang juga dapat terkena karena berciuman ‘mulut dan paruh’ dengan burung atau menangani bulu dan sel badan burung yang terkena penyakit. Tidak ada bukti bahwa Psittacosis menular di antara sesama manusia.
Semua jenis burung rentan terhadap infeksi tapi yang dipelihara (misalnya beo, betet dan kakaktua) dan unggas (kalkun dan bebek) adalah yang paling sering menularkan penyakit ini pada manusia.

Bagimana gejala psittacosis?

Selang waktu dari burung yang terkena kuman dan perkembangan gejalanya tidak menentu, yakni antara 4-15 hari.
Burung yang terkena serangan ini kadang tidak menunjukkan tanda yang signifikan karena burung hanya terlihat lesu kehilangan suara atau serak. Pada banyak kasus, burung juga bersin-bersin atau batuk bahkan sulit bernafas, beringus, dan kadang juga disertai mencret.

Menangani serak dan hilang suara pada burung

Pisahkan burung dari burung yang lain agar tidak menularkan penyakit ini lalu diobati dengan antibiotika dan kuman di sangkarnya dibasmi.
Untuk obat bagi burung yang terkena serangan psittacosis atau terkena serak dan hilang suara bisa diberikan BirdBlown secara teratur dan konsisten sesuai penjelasan dalam brosur.
Lakukan pembasmian semua parasit dan jamur serta mikroba di sekitar lingkungan burung dengan FreshAves.

B. Infeksi lain saluran pernafasan
Selain serak atau hilang suara karena psittacosis, serangan parasit dan mikroba lain di saluran pernafasan juga akan menyebabkan burung serak atau kehilangan suara.
Untuk pengobatan secara cepat, bisa digunakan BirdTwitter. BirdTwitter adalah larutan oral yang mengandung zat antiparasit baik ekstro maupun endo penyebab burung serak, sesak nafas dan macet bunyi.
 

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts

Powered by Blogger.