Support

Home » , , , » Mengatasi Burung Branjangan Mabung

Mengatasi Burung Branjangan Mabung

Written By gara on Friday, October 19, 2012 | Friday, October 19, 2012

 
Tidak sedikit kasus burung yang macet produksi dimana walaupun indukan jantan dan betina terlihat sehat, namun keduanya masih tidak mau melakukan perkawinan.
Atau bisa juga melakukan perkawinan tetapi tidak terjadi pembuahan. Telur yang kosong sampai masa pengeraman berakhir merupakan tanda bahwa tidak ada pembuahan.
Inti dari macet produksi biasanya adalah karena datangnya masa birahi burung tidak sama pasca telur menetas. Banyak burung piyikan yang pada akhirnya menjadi mati karena kekurangan asupan yang seharusnya tersimpan secara normal ketika masih dalam bentuk telur.

  • Masalah
1. Mabung tidak segera tuntas
2. Sehabis mabung tidak segera bunyi
3. Bulu mudah rontok

  1. Mabung tidak segera tuntas
Lambatnya pertumbuhan bulu baru mengakibatkan proses mabung menjadi lebih lama. Burung branjangan tidak suka “ngemil” sebagaimana burung kenari. Jadi intinya adalah burung kekurangan energi untuk mempercepat pertumbuhan bulu.
Selongsong bulu dan bulu-bulu terdiri dari lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu tidak sama dengan protein pada telur dan tubuh  serta membutuhkan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein).
Burung harus mengkonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini lalu menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu.
Proses ini sangat penting bagi burung dan untuk bisa membentuk bulu dengan sempurna maka tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup.
Untuk menyediakan jenis protein yang diperlukan branjangan anda bisa memberikan multivitamin. Multivitamin ini mampu membantu pertumbuhan bulu karena mengandung asam amino yang juga mampu membuat burung menjadi lebih fit.


  1. Sehabis mabung tidak cepat bunyi.
Penyebab dari  burung tidak cepat bunti disebabkan oleh masa rekondisi burung terlalu lama.
Untuk mempercepat rekondisi ini anda bisa menambahkan multivitamin selama perawatan harian dan setelah mabung.
Anda juga bisa menyediakan Extra fooding berupa undur-undur dengan jumlah sekitar 10 ekor. Lalu berikan ke branjangan dengan cara menebarkannya ke dalam bubukan bata.
Langkah ini bisa dilakukan bersamaan dengan mempertemukan branjangan macet dengan branjangan yang gacor untuk memancing branjangan yang macet supaya mau berbunyi kembali.

  1. Bulu mudah rontok.
Branjangan yang bulunya mudah rontok biasanya disebabkan oleh serangan cacing dan kutu (parasit) atau kekurangan mineral.

Perawatan branjangan macet bunyi
 

Jika branjangan mengalami macet bunyi pasca mabung Anda bisa melakukan treatment sebagai berikut
Beri pakan undur-undur. Caranya, cari binatang kecil (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) yang suka berumah di tanah berdebu itu.
Ambil 10-15 ekor. Ganti bubukan tanah atau bata di sangkar branjangan anda lalu ganti dengan debu tempat asal undur-undur berada, atau bisa juga diganti dengan bubukan bata yang baru.
Sebab saja undur-undur hidup di sana, nanti dia akan bersarang di bubukan bata tersebut. Branjangan akan mengejar sendiri undur-undur. Selain disebari undur-undur, jangan lupa sebari kroto sekitar 1 sendok teh per hari.
Untuk bubukan bata, jangan lupa agar burung tercukupi mineralnya, gunakan bubukan bata yang dicampur dengan mineral burung.
smbr:jenisburung

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts

Powered by Blogger.