Karakter Burung Branjangan

Written By gara on Monday, January 14, 2013 | Monday, January 14, 2013

Burungzoo.com


Burung Branjangan
Burung branjangan adalah salah satu burung kicauan yang pandai menirukan suara burung lain. Burung branjangan memiliki keistimewaan sendiri yang membedakannya dengan jenis burung lain, yakni kemampuannya berkicau sembari hovering atau terbang di tempat.

Burung ini termasuk burung tanah, yang dalam istilah asingnya ’bushlark’ yang artinya burung semak kecil yang periang. Makanan utamanya biji-bijian, padi, serangga, dan pucuk tanaman muda. Jika sudah musim berkembang biak tiba, sekitar bulan Maret-September, dan masa puncak mulai Maret-Agustus, burung branjangan akan cepat sekali melakukan perkawinan dan bertelur hampir tiap bulan.

Karakter burung branjangan:
1. Di alam bebas, burung ini suka terbang secara memanjat sembari berkicau sampai tidak terlihat dan tiba-tiba sudah meluncur hingga ke tanah.
2. Di habitatnya branjangan menyukai tempat-tempat yang kering di kawasan tanah gersang atau setengah kering, rumput, stepa, kawasan berbatu karang dan gunung pasir. Biasanya di Jawa jika musim tebang tebu dan musim petik kedelai, branjangan selalu muncul dan membuat sarang di tempat-tempat kering dan bebatuan.
3. Lebih suka suka berada di permukaan tanah/pasir dibandingkan bertengger di ranting maupun ketinggian.
4. Lebih senang berjalan maupun berlari dibandingkan dengan meloncat berpindah dari ranting satu ke ranting lain.
5. Kicauannya yang nyaring dan kadang dengan gayanya yang ngelepar menjadi hiburan tersendiri bagi petani tebu.
6. Pada saat musim kawin dan birahi, burung ini sering terlihat terbang tinggi vertical sambil berkicau merdu untuk menarik lawan jenisnya.


Ciri jantan dan betina:
1. Ciri-ciri jantan bisa dilihat dari warna tubuhnya coklat agak tajam dan bulunya tebal. Begitu pula warna paruhnya hitam mengkilat. Jika bertemu burung sejenis muncul jambul dikepalanya agak panjang dan lebih gagah.
2. Branjangan betina warna bulunya agak kusam. Betina juga memiliki jambul, sehingga jangan terkecoh. Bedanya, jambul betina lebih pendek. Volume suaranya sama-sama keras, namun suara betina terputus-putus dan kurang variasinya.
3. Untuk membedakan jenis kelamin branjangan, bisa juga dilihat dari paruhnya. Pada branjangan jantan, paruh bagian bawah terlihat putih atau terang sementara yang betina terlihat gelap atau hitam atau kecoklatan.


Sumber : dari berbagai sumber

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Populer

Powered by Blogger.