Home » , , » Memelihara Burung Parkit di Rumah

Memelihara Burung Parkit di Rumah

Written By gara on Wednesday, October 16, 2013 | Wednesday, October 16, 2013


Burungzoo.com

 Memelihara Burung Parkit di Rumah



waktu berkunjung kerumah sahabat lama, ternyata dia memiliki hoby baru yaitu memelihara burung parkit dan lucunya aku ngeliat dia bawa saringan pas aku datang kerumahnya, ketika aku tanya, lagi ngapain : sahabat ku menjawab ini burung parkit gw lepas, wehhhh dan akhirnya aku membahas mengenai burung parkit yang aku liat begitu menarik, dengan warna-warna yang beraneka ragam serta indah dilihat.

aku melihat kandang burung parkit terbuat dari besi dan pintunya di gembok, herean kenapa bisa lepas, lewat mana burung parkit bisa lepas, satu kandang ada 4 burung parkit dua jantan dua betina, dan yang pergi warna hijau. kata yang punya burung parikit burung parkit sedang bertelur, eh malah hilang burungnya, emang bukan rejeki saya, ya mudah mudan bisa menetas.

kemudian aku tanya pada sahabat ku, susah ga sih memelihara burung peliaharaan di rumah apa lagi memelihara burung yang cukup banyak, trus pake ada cerita burung nya lepas dari kandang, sahabat saya berbicara , saya sebagai pemelihara burung, sulit itu tidak , bagai mana dan sejauh mana kamu menyukai burung peliharaan yang kamu miliki maka semuanya akan mudah dan terbiasa untuk merawatnya, dalam teori untuk memelihara burung tidak lah sulit dan nyatanya seperti itu, heheheheh.


1. Harus ada kandang parkit. Kalau untuk penangkaran mesti statis kandangnya, tidak goyang-goyang. Silahkan dibayangkan sendiri kenapa alasannya.

2. Mesti bersih, nggak harus bersih banget ngalahin kamar yang punya. Minimal 3 hari sekali dibersihkan tuh kandang.

3. Mesti hangat kalau malam. Entah dimasukkan kandangnya atau dibiarkan di luar rumah, kandang parkit tetap harus ditutup rapat dan gelap agar nyenyak tidurnya.

4. Matahari jangan kena langsung, musti ada penghalang dikit2 di atas kandang.

5. Ngasih minum sekali-kali saja. Tiga hari sekali juga boleh. Yang penting, setelah dikasih minum, sorenya air dibuang. Air yang lama disitu bisa kemasukan macem2 kotoran, kadang2 kotoran si parkit sendiri. Kalau sampai diminum, jelas bakal sakit perut tuh si parkit.

6. Jangan lupa kasih makanan. Bagusnya sedikit-dikit saja, biar nafsu makannya semangat. Jangan tertipu isi di kotak makanan. Sekam dari makanan parkit biasanya tertinggal di kotak. Dari jauh, kotak makanan bisa terlihat penuh isinya walaupun ternyata isinya hanya sekam. Coba ditiup, pasti terhambur itu sekam. Yang tinggal disitu berarti yang masih ada isinya.

7. Parkit juga makan toge, bayam, indomie nggak (biar yang punya aja kalau itu).

Gawat! si Parkit Mencret!!!

Perhatikan tanda-tanda darurat :

1. Si Parkit selalu menekuk kepalanya ke belakang seakan-akan mencari kehangatan.

2. Si Parkit bulunya dikembangkan kayak orang merinding.

3. Si Parkit mencret. Bisa dilihat dari fesesnya atau dari bulu di sekitar knalpot si Parkit. Kotor berarti yes!

4. Si Parkit selalu menutup mata padahal siang-siang. Ini berarti malamnya dia tidak mendapatkan kualitas tidur yang baik. Jangan berpikir merk springbed atau tangkringan tertentu, bukan itu penyebabnya.

Langkah-langkah penanggulangan (belum pernah dicoba tapi teorinya begini) :

1. Berikan kehangatan terhadapnya. Sekitar 35 derajat celcius. Caranya dekatkan dengan lampu, tapi halangi cahayanya sehingga hanya kehangatannya yang ia dapatkan.

2. Berikan antibiotik di minumnya. Parkit yang mencret akan kuat minum. Perhatikan jangan overdosis. Ingat, sebenarnya yang ia butuhkan hanyalah istirahat dan tidur yang cukup


0 komentar:

Post a Comment

Artikel Populer

Powered by Blogger.